December 06, 2022
11 11 11 AM
Remidial Sejarah Indonesia Kelas XI
Remidial dan Pengayaan PAS 1 Kelas X
Sepak bola ternyata bermula di Tiongkok
Solusi Prakerja untuk Pemula
Hal-hal unik pertandingan Jepang vs Spanyol
Historiografi Sejarah
Kisi-kisi Sejarah Kelas X
Hasil Piala Dunia Tadi malam
Sea Games 31
Latar Belakang Pergerakkan Nasional Indonesia
Latest Post
Remidial Sejarah Indonesia Kelas XI Remidial dan Pengayaan PAS 1 Kelas X Sepak bola ternyata bermula di Tiongkok Solusi Prakerja untuk Pemula Hal-hal unik pertandingan Jepang vs Spanyol Historiografi Sejarah Kisi-kisi Sejarah Kelas X Hasil Piala Dunia Tadi malam Sea Games 31 Latar Belakang Pergerakkan Nasional Indonesia

Metode Penelitian Sejarah

Mengapa harus belajar metode penelitian sejarah?

Perlunya Belajar Sejarah 

  1. Memotivasi manusia untuk hidup lebih baik kedepan
  2. Sebagai sarana edukasi atau pendidikan anak-anak
  3. Sebagai rekreasi untuk masyarakat 
  4.  Menumbuhkan jati diri bangsa
  5. Sebagai bahan metode penelitian sejarah

 Riset atau Metode Penelitaian Sejarah menurut kuntowijoyo ada 5 :

1. Penetapan Topik Sejarah

Dasar yang harus dimiliki peneliti dalam memilih topik kedekatan adalah emosional dan kekerasan intelektual. Kedekatan emosional berarti topik yang dipilih harus disenangi. Sementara tersingkir intelektual, peneliti harus menguasai topik yang dipilih. Selain itu, syarat topik dalam penelitian sejarah harus mencakup 5W+1H (What, Where, When, Why, Who, dan How). 

2. Heuristik 

Heuristik adalah tahap pencarian sumber sejarah, baik secara lisan, tulisan, atau benda. Sumber yang dikumpulkan harus sesuai dengan catatan sejarah yang akan ditulis.
Menurut Kuntowijoyo, sumber sejarah bisa berasal dari empat hal, yaitu: Dokumen tertulis Artefak Lisan Kuantitatif Selain itu, Kuntowijoyo menyebutkan bahwa sumber bisa berasal dari sumber pembuka (disampaikan langsung oleh saksi mata atau yang terlibat dalam peristiwa) dan sumber sekunder (bukan dari saksi mata langsung). 

3. Verifikasi 

Verifikasi adalah tahap kritik sumber yang sudah ditemukan. Verifikasi terbagi menjadi dua, yaitu otentisitas (keaslian sumber) dan kredibilitas (kebiasaan yang tepercaya). Inti dari tahap verifikasi adalah memastikan bahwa sumber yang digunakan oleh peneliti sudah sesuai dengan catatan atau kejadian sejarah yang ada, serta memastikan bahwa sumber yang didapat merupakan sumber asli. 

4. Interpretasi 

selanjutnya adalah interpretasi, yaitu penyingkapan yang kerap disebut sebagai titik subyektifitas, di mana penulis sejarah mengakui kebenarannya. Interpretasi ada dua macam, yaitu analisis (penguraian) dan sintesis (menyatukan). Lewat analisis, peneliti akan mendapat informasi tambahan yang berkaitan dengan penelitian sejarahnya. Setelah analisis selesai dilakukan, maka peneliti akan melakukan sintesis atau penyatuan. 

5. Historiografi 

Historiografi atau penulisan adalah tahap menuliskan kembali sebuah peristiwa sejarah berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan. Pada tahap ini, aspek kronologi sangat penting dan setiap periode harus disertai dengan informasi yang jelas. 

Semua kisah atau cerita tidak bisa di anggap satu kesatuan dari sejarah namun sejarah memiliki ciri khas dan keunikan  tersendiri yaitu patuh terhadap metodologi penelitian

Referensi: Kuntowijoyo. (1995). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Bentang.

 

2 thoughts on “Metode Penelitian Sejarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *